Sains Mengatakan 8 Penyakit Umum ini Bisa Terbalik Dengan Diet Berbasis Tanaman

Diposting pada

Science Says These 8 Common Diseases Can Be Reversed By A Plant-Based Diet Hero Image

Beberapa orang tertarik pada gaya hidup nabati karena dampaknya terhadap perlindungan lingkungan dan beberapa untuk menghindari bahaya pada hewan. Sebagian besar dari kita berharap bahwa kita juga dapat memperoleh beberapa manfaat kesehatan dari melewatkan produk hewani, meskipun kadang-kadang sulit pada liburan dan saat bepergian untuk menemukan makanan yang sesuai. Anda mungkin sadar bahwa diet nabati telah terbukti mencegah dan membalikkan penyakit jantung, dan penelitian baru menunjukkan sejumlah efek positif lainnya dari makanan nabati. Mari selami sains.

1. Diabetes tipe 2:

Dalam sebuah studi jangka panjang dari Finlandia, lebih dari 2.000 pria yang mengikuti lebih dari 19 tahun, mengganti bahkan 1 persen kalori dari protein hewani dengan protein tumbuhan menurunkan risiko terkena diabetes hingga 18 persen.

2. Penyakit hati:

Perhatian kesehatan yang meningkat disebut penyakit hati berlemak nonalkohol atau NAFLD. Dalam sebuah analisis terhadap lebih dari 3.000 subyek di Belanda, peningkatan protein makanan dari sumber hewan (hewan) dikaitkan dengan risiko yang lebih besar (mencapai 50 persen lebih tinggi) untuk mengembangkan NAFLD.

3. Asma:

Dalam sebuah penelitian tentang konsumsi daging merah olahan dan gejala asma, makan daging merah yang disembuhkan empat kali seminggu meningkatkan kemungkinan asma memburuk sebesar 76 persen.

4. Kanker usus besar:

Dunia tertangkap basah pada bulan Oktober 2015, ketika Organisasi Kesehatan Dunia mengumumkan hasil analisis komprehensif mereka yang menunjukkan bahwa daging merah olahan seperti daging asap dan hot dog menyebabkan kanker kolorektal. Dalam analisis yang lebih baru, 400 penelitian diperiksa. Mereka menemukan bahwa risiko kanker kolorektal meningkat sebesar 12 persen untuk setiap 100 gm / hari dimakan daging merah dan olahan. Seluruh biji-bijian dan sayuran menurunkan risikonya. 

Beli Triple T Dr Azlan

5. Depresi:

Dalam sebuah analisis terhadap 21 penelitian yang meneliti diet dan depresi, makan daging merah dan olahan meningkatkan risiko depresi lebih dari 25 persen sementara buah dan sayuran memiliki hubungan yang berlawanan.

6. Kanker perut:

Peneliti mengkombinasikan 42 studi yang berkaitan dengan diet dengan kanker perut dan menemukan bahwa asupan daging merah yang lebih tinggi meningkatkan risikonya sebesar 70 persen sementara daging merah yang diproses meningkatkannya sebesar 80 persen dibandingkan daging yang dijauhi.

7. Kanker kepala dan leher:

Dalam sebuah penelitian dari Belanda, lebih dari 120.000 subyek yang diikuti selama lebih dari 20 tahun, konsumsi daging merah olahan dikaitkan dengan pengembangan kanker pada kepala dan leher. Risikonya meningkat sebanyak 50 persen dibandingkan dengan pemakan rendah atau non-daging yang diteliti.

8. Gestational diabetes:

Mengembangkan diabetes selama kehamilan, yang dikenal sebagai gestational diabetes, dapat mempersulit kehamilan dan berdampak pada kesehatan keturunan. Dalam analisis terbaru, konsumsi daging merah tertinggi dalam bentuk apapun meningkatkan risiko diabetes gestasional lebih dari dua kali lipat. Sekali lagi, daging merah olahan juga meningkatkan resikonya sekitar dua kali lipat dari pemakan daging rendah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *