Mantap, Hasilkan Jutaan Rupiah dari Kerajinan Berbahan Kardus Bekas

Diposting pada

www.blogcampur.com – Kardus sisa identik dengan barang yang tidak layak gunakan. Tetapi di tangan kreatif Arif Susanto (24), kardus dapat jadi komoditi yang mempunyai nilai ekonomi lebih.

Mantap, Hasilkan Jutaan Rupiah dari Kerajinan Berbahan Kardus Bekas
Mantap, Hasilkan Jutaan Rupiah dari Kerajinan Berbahan Kardus Bekas

Tersebut sebagai argumen mahasiswa jurusan Design Product semester 9 Institute Tehnologi Sepuluh Nopember Surabaya ini tidak berhenti buat kerajinan tangan berbahan basic dari kardus.

Usaha ini sendiri berawal dari satu program kreatifitas mahasiswa (PKM) di kampusnya, lalu ia memajukan satu karya berbahan kardus untuk memperoleh pertolongan dana dari civitas akademika ITS. Permintaan itu di terima, dana juga mengucur.

Dari situlah, ia hasilkan karya-karya unik yang dengan tidak terduga mengundang ketertarikan beberapa orang. Sampai saat ini, empat th. telah usaha ini jalan, serta banyak uang yang sudah ia peroleh dari usaha itu.

Tidak main-main, Omzet per bln. dari kerajinan berbaha kardus ini menjangkau Rp 7-10 juta-an. Market product kerajinan yang di beri brand Dus Duk Duk ini tidak cuma mencakup Surabaya saja, tapi telah ke semua Indonesia, termasuk juga kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, bahkan juga hingga ke luar negeri, yaitu Italia.

Untuk mencapai berhasil begini, Arif terlebih dulu mesti melalui jalan berliku. Pasalnya ia pernah dicemooh serta disepelekan orang, tetapi semuanya tidak mematahkan semangat Arif. Ia malah terlecut untuk menunjukkan kalau apa yang ia kerjakan pada kardus-kardus sisa ini dapat buat mereka berdecak mengagumi akan.

Ada juga macam product yang dibuat Arif dari kerajinan itu yaitu mebel, dekorasi, atau element interior seperti almari, rack, meja, kursi serta perabotan dan aksesori yang lain. Karya arif ini dibanderol dengan harga paling rendah sebesar Rp 275. 000.

Untuk memasakrkan hasil karya itu, banyak langkah yang dikerjakan oleh Arif. Mulai getok tular, ikuti pameran serta memakai sosial media ia tempuh.

“Sering turut pameran kerajinan di beberapa daerah. Dari situlah product aku di kenal oleh orang-orang luas. Tapi seringkali juga aku mesti menerangkan pada konsumen kalau product aku betul-betul terbuat dari 100 % kardus, ”ujar Arif.

Arif sendiri mengakui pilih kardus jadi bahan produknya karena ramah lingkungan serta gampang didaur ulang. Arif sendiri mengatakan ketahanan untuk tiap-tiap type karyanya juga tidak sama, bergantung dari peranannya.

“Seperti rack umpamanya, lebih kurang 2 th.. Berlainan dengan kursi yang seringkali dipakai karna berperan jadi tempat duduk seperti kursi kebanykan, hingga daya tahannya lebih pendek, ” katanya.

Dari sederet karyanya ini, Arif sendiri tidak cuma memperoleh banyak uang, tapi juga beragam penghargaan sempat ia capai, umpamanya mencapai medali perunggu di PIMNAS 2013 Mataram serta Lombok. Dan The young Marketers Awars 2014 di Surabaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *