Dilema Realita Dunia Kerja yang Nggak Sesuai Ekspektasi Kita

Diposting pada

Jujur saja, begitu lulus kuliah pikiranmu pasti dibayangi oleh bayangan indah langsung diterima bekerja, masuk perusahaan keren, dapat gaji besar, dan mendapat segala benefit lainnya. Pokoknya lancar dan enak banget, lah. Nggak ada yang salah dari bayangan keinginanmu itu. Toh siapa sih yang nggak pengen hidupnya selancar itu?

Tetapi fakta tidak selamanya jalan sesuai sama keinginan. Anda mesti berkompetisi dengan fresh graduate yang lain untuk memperoleh pekerjaan yang diimpikan. Belum juga bila anda mesti berkompetisi dengan mereka yang telah memiliki pengalaman, keinginanmu untuk dapat di terima di perusahaan yang diimpikan dapat menguap ke udara.

Bayanganmu segera bisa pekerjaan waktu pertama kirim lamaran dirobohkan paksa oleh kenyataan. Kenyataannya beberapa puluh kali anda kirim lamaran, mentok balasan hanya panggilan magang

Sah-sah saja anda miliki keinginan buat segera di terima perusahaan besar dengan modal CV yang menurut anda telah bagus banget. Tapi, biasanya modal CV cakep saja itu tidak cukup. Pengalaman bekerja, paling tidak magang, sepanjang kuliah mungkin saja pertimbangan untuk beberapa HRD waktu lihat CV anda. Bila nyatanya perusahaan yang terima anda malah memberi peluang untuk magang terlebih dulu, tidak butuh berkecil hati. Anda dapat ambillah peluang itu kok. Tidak ada kelirunya menaikkan pengalaman serta kekuatan lewat magang, kan?

Pengenmu sich datang pagi serta pulang teng-go agar dapat nongkrong bareng beberapa rekanmu. Kenyataannya, rutinitasmu malah datang, lembur, repeat!

Waktu anda baru masuk dunia kerja tentu anda juga akan kaget dengan kenyataan yang berada di sana. Walau tercantum jam kantormu dari jam 9 pagi sampai 17 sore, kenyataannya terdapat beberapa sebagian pekerjaan yg tidak dapat ditinggal demikian saja walau jam kantor telah selesai. Akhirnya, ingin tidak mau anda mesti merampungkannya sesuai sama keinginan atasan a. k. a lembur. Banyak fresh graduate yang mengeluhkan ini lantas jadi argumen untuk resign serta pilih pekerjaan yang menurut dia dapat lebih ‘santai’. Bila ini anda alami, cobalah deh anda belajar time management. Sekurang-kurangnya, walau mesti lembur, kehidupan diluar kantor jadi tidak terganggu.

Telah miliki pemasukan sendiri buat anda overexcited dengan memikirkan dapat makan ditempat yang bagus. Kenyataannya, karna mesti irit alur makanmu tidak jauh dari semasa kuliah dulu

Yang punya kebiasaan makan siang ‘seadanya’ saat kuliah, tentu mengharapkan dapat makan yang lebih fancy dengan uang sendiri yang diperoleh dari upah. Tapi, tidak semuanya dapat rasakan itu. Walau telah miliki pemasukan sendiri, terdapat beberapa aspek yang menuntutmu untuk tetaplah hemat walau telah dapat mencari uang sendiri. Selanjutnya, polanya kembali sekali lagi seperti saat kuliah. Awal gajian masih tetap dapat style dengan makan elegan, di dalam bln. mulai bebrapa tentukan jajanan, hingga pada akhirnya di tgl tua mesti mencari-cari uang yang terselip di saku atau tas. Duh, nasib…

Baca Juga: Kata kata motivasi

Selanjutnya, ini hanya satu diantara fase pendewasaanmu. Walau tidak sesuai sama kenyataan, anda tentu dapat kok menghadapinya

Mungkin saja anda jengah dengan kenyataan kehidupan kerjamu yang tidak sesuai sama harapan awal selepas lulus kuliah dahulu. Tapi anda masih tetap muda, anggap saja ini jadi satu diantara fase pendewasaanmu. Dari pada kecewa serta mundur teratur, anda mesti belajar rayakan tiap-tiap progress-mu. Karna dari tiap-tiap perkembangan yang di buat, anda jadi tahu mana yang kurang, mana yang dapat diperkembang, serta mana yang dapat membuat kamu semakin nyaman melakukan pekerjaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *