Ary Ginanjar Agustian, Tujuan Pendidikan Karakter dan Penguatan Motivasi Diri

Diposting pada

Ary Ginanjar Agustian Bapak Pendidikan Karakter 7

Ary Ginanjar Agustian lahir dalam Bandung adalah seorang driving force Indonesia, dimana juga adalah tokoh pembangunan karakter, serta penggiat transformasi budaya perusahaan. Ia pun presiden direktur dari PT Arga Bangun Bangsa beserta pendiri ESQ Leadership Center, pusat pengurus program pelatihan ESQ.

Ia telah berkecimpung di lingkungan bisnis selama lebih dari twenty-five tahun. Melalui pengalaman nyata dalam dunia bisnis, buku-buku yang dipelajari, serta perenungannya, ia menyusun sebuah buku yang sangat fenomenal “ESQ: Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi and also Spiritual”. Di dalam buku tersebut ia menyampaikan gagasan bahwa kecerdasan intelektual (IQ) saja tidak cukup. Untuk menjadi seseorang yang berhasil diperlukan pun kecerdasan emosional (EQ), yang akan mengasihkan keterampilan di dalam bersosialiasi dan berhubungan oleh orang yang lain, serta kecerdasan spiritual (SQ) yang akan memberikan respom atas eksistensi diri.

Buat menggabungkan ketiga kecerdasan ini, dirancanglah suatu konsep yang disebutnya The particular ESQWay165, yaitu sebuah konsep pembangunan prinsip yang komprehensif dan integratif berdasarkan a single nilai common, 6 prinsip pembanguan mental, dan five langkah gerakan.

Tahun 2007, ia menghasilkan gelar Doctor Honoris Causa pada bidang pendidikan karakter akibat Universitas Negeri Yogyakarta selaku penghargaan atas konsep The actual ESQWay165 selaku metode pembangunan karakter[3].

Selain di dunia bisnis, ia juga memiliki pengalaman di dunia pendidikan, adalah sebagai pengajar tetap di Politeknik Universitas Udayana, Jimbaran, Bali selama lima tahun.

Menurut Ary Ginanjar Agustian Pendidikan prinsip kini jadi salah 1 wacana utama dalam kebijakan nasional dalam bidang prinsip Pendidikan. Segala kegiatan belajar serta mengajar yang ada dalam negara indonesia disyaratkan merujuk di pelaksanaan pendidikan Karakter. Ini juga termuat di pada Naskah Rencana Aksi Nasional Pendidikan Karakter yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dalam tahun the year 2010. Dalam naskah tersebut dinyatakan yakni pendidikan karakter menjadi unsur primer dalam pencapaian visi serta misi pembangunan Nasional dalam termasuk di RPJP 2005-2025.

Bukan hanya itu dalam UU RI No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional; merumuskan fungsi dan manfaat pendidikan Nasional yang harus digunakan di dalam mengembangkan upaya pendidikan pada Indonesia.

Pasal 3 UU SIKDIKNAS menyebutkan: Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan dan mendukung watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan bangsa. Bertujuan buat berkembangnya potensi, peserta didik agar menjadi manusia dimana beriman yang bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara dalam demokratis dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *